Kamis, 16 Februari 2012

Cara Mengganti Lensa Camera SLR

Nah kali ini saya akan menjelaskan bagaimana Cara mengganti lensa camera SLR yang baik dan benar.ke simak saja penjelasan dari saya.

Salah satu kelebihan utama kamera SLR dibandingkan kamera saku adalah karena SLR memungkinkan adanya penggantian lensa (interchangeable). Hanya dengan satu kamera dan jika kita cukup beruntung mampu membeli beragam lensa (atau setidaknya pinjam lensa teman), kita  memperoleh kebebasan berkreasi yang luar biasa dengan mengganti-ganti lensa sesuai keperluan (lebih jauh tentang lensa akan dibahas dalam posting mendatang).
dusty
Namun begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan selama proses penggantian lensa, terutama jika anda melakukannya di luar ruangan (outdoor). Penggantian lensa di luar ruangan rawan mengakibatkan debu dan kotoran masuk ke kamera dan menempel disensor, sehingga membuat hasil akhir foto tampak ‘ternoda’ seperti terlihat di contoh foto diatas. Selain itu ketidakcermatan bisa mengakibatkan lensa yang sudah susah payah dibeli beresiko rusak dan jatuh sehingga anda akan menyesal (plus diamuk ortu atau istri/suami he he … ).
Berikut cara praktis dan aman mengganti lensa SLR:

  • Kalungkan tali kamera di leher, kemudian posisikan kamera agar menggantung dan menghadap ke bawah
  • Pasang tutup depan (front cap) lensa yang akan diganti
  • Sembari menekan tombol kuncian lensa (biasanya disamping kiri lensa), putar lensa yang akan diganti berlawanan dengan arah jarum jam
  • Putar sampai lensa kendor, namun jangan sampai benar-benar dilepas dari kamera
  • Ambil lensa baru yang akan dipasang. Lepas tutup lensa dibelakang (end cap) dan letakkan ditempat yang mudah dijangkau sementara pegang lensa-nya dengan satu tangan
  • Sekarang lepas lensa lama dengan tangan yang lain (biarkan kamera menggantung dan tetap menghadap kebawah)
  • Sekarang pasang lensa baru dengan cepat (perhatikan titik putih dilensa, sejajarkan posisi titik putih ini dengan titik putih di kamera) lalu putar hingga terkunci
  • Ambil tutup belakang (end cap) lensa lama dan pasangkan di lensa yang baru
  • Taruh lensa lama di tas kamera
Sedikit tips tambahan;
Setelah penggantian lensa usahakan anda mengaktifkan fitur sensor cleaning di kamera sehingga mengurangi resiko foto anda terdapat bercak debu.
Hindari mengganti lensa saat angin kencang, apalagi anda memotret di pantai!!

Oke gimana? selamat mencoba.
Silahkan masukkan kode iklan disini
Sumber : http://duniateknologiterkinini.blogspot.com/2011/12/pasang-iklan-di-dalam-postingan-blog.html#ixzz1nafkOIGI

Cara Memegang Camera Dengan Benar

Disini saya akan menjelaskan Cara dan Tips dalam memegang sebuah Camera dengan benar dan tidak salah pastinya. oke lansung saja kita simak penjelasan dari saya.

chantee peek tips fotografi: cara megang kamera photography howto
apalagi kalo pas moto2 dalam situasi Gelap, minim cahaya. yg pada kondisi demikian diafragma terbuka lebih lama, untuk nangkep cahaya lebih banyak. lalu gimana caranya megang kamera pd Situasi demikian? Tips paling maut adalah…

pakai tripod

gita tripod tips fotografi: cara megang kamera photography howto
sesungguhnya tRipod mEmanglah solusi paling Sip untuk ngatasi gambar goyang. apalagi dicombo sama timer ato remote trigger (kalo ada). masalahnya, tripod nggak Selalu available ketika dibutuhkan. nah, ketika tripod nggak ada, gimana caranya megang kamera Yg oke?
kalo dipikir2 sih sebenernya nggak Ada cara yg benar Ato salah. karena ini bergantung jenis kamera yg dipake, dan masih bisa bervariasi Lagi berdasarkan preferences masing2 fotografer. beberapa teknik umum yg biasa dipake:
chantee extend tips fotografi: cara megang kamera photography howto
1. pegang kamera dg dua tangan. hindari megang kamera dg satu tangan. trus, sebisa mungkin dekatkan kamera dg badan. karena pegangan dua tangan Lebih stabil dAripada satu. dan semakin jauH tangan terulur, semakin besar juga peluang untuk swing. ini terutama buat yg Megang kamera2 enteng kelas pOket ato Henfon. kamera dslr secara natural lebih nyaman dipegang dg dua tangan dan viewfinder didekatkan pd mata.
hilman closeup tips fotografi: cara megang kamera photography howto
2. tempelkan tangan kiri ke dada/perut atau samping badan. pusatkan beban kamera pd tangan kiri. sehingga tangan kanan sbg kOntrol dan penyeimbang aja. dari pengalaman sih yg gini ini lumayan banyak mbantu kamera (poket) supaya lebih stabil.
hilman wide tips fotografi: cara megang kamera photography howto
3. cari obyek yg cukup solid buat bersandar. bisa tembok, ato pohoN. ato Kalo nggak ada, coba jongkok, ato berlutut. tapi kalo harus bErdiri dan nggak ada sandaran, coba buka Kaki agak lebar aja supaya lebih stabil. beruntungnya kamu2 yg pernah belajar ilmu bela diri, Urusan kuda kuda gini nggak masalah.
(catetan: kecuali fotografi panning yg memang butuh mulet, soal ini mungkin dibahas lain kesempatan)
hilman knee tips fotografi: cara megang kamera photography howto
4. Atur nafas yg enak, supaya tenang ketika mencet Tombol shutter. aturan nafas yg enak (imho): tarik nafas penuh, keluarkan pelan2 sampai setengah volume, jepret, baru keluarkan sampek abis. ulangi.
5. jangan kasar mencet tombol shutter. squeeze secara lembut.
6. dan ya tentu saja masing2 orang akan nemu tekniknya sendiri gimana cara dia megang kameranya secara nyaman. gimana dg kamu? kalo kamu mau ikut berbagi tips ato pengalaman, mari monggo silakan manfaatkan form komentar di bawah.
gita portrait tips fotografi: cara megang kamera photography howto
eh tapi ada satu hal yg aku masih bingung, soal moto portrait. kalo pas moto tegak gitu, lebih enak posisi tombol shutter di atas (rotate -90 / counter clockwise) Ato tombol shutter di bawah (rotate +90 / clockwise)?
karena secara Natural aku merasa kamera lebih stabil dg tombol shutter di bawah. tapi desain fisik kameraku (canon ixus) kok sebaliknya ya? padahal orang2 canon yg ndesain body camera itu kan jauh lebih ngerti fotografi daripada aku. mestinya mereka sudah riset banyak soal ergonomi dan sebagainya.
Silahkan masukkan kode iklan disini
Sumber : http://duniateknologiterkinini.blogspot.com/2011/12/pasang-iklan-di-dalam-postingan-blog.html#ixzz1nafkOIGI